Translate

Tampilkan postingan dengan label WISATA ALAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISATA ALAM. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Desember 2013

Pesona Nusa Tenggara Timur

Tidak di punkiri Nusa Tenggara Timur ( NTT) yang berada di wilayah timur Indonesia merupakan salah satu daerah tertinggal di Indonesia yang harus dibenahi oleh pemerintah mendatang agar tidak ada lagi kesenjangan sosial dengan propinsi lain di wilayah Indonesia. Namun begitu Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan berbagai masalah yang dihadapinya ternyata menyimpan harta yang tak ternilai harganya berupa keindahan karakteristik alamnya yang begitu mengagumkan. Berikut daftar keindahan alam dari Nusa Tenggara Timur (NTT) :

1. Desa Adat Todo

rumah adat todo










Terletak di desa Todo, Kec. Satar Mese Barat, Kab. Manggarai, Kampung tua yang memiliki halaman yang dikelilingi batu tersusun rai merupakan asal kerajaan manggarai. Disini terdapat Rumah Adat (Niang) bernama “NIANG WOWANG”. Tambur Kecil yang terbuat dari kulit perut seorang gadis (Loke Nggerang) dan meriam – meriam kuno buatan Inggris. Satu cirri khas kampong Todo adalah Niang Todo sebuah rumah adat berbentuk bundar beratap jerami yang diketahui merupakan istana raja Todo tempo dulu  
   
2. Tanah Lingko

Tanah Lingko
Apabila anda bepergian ke Pulau Flores, jangan lupa untuk mampir ke Kabupaten Manggarai untuk melihat sebuah keunikan. Keunikan itu akan membuat anda sedikit tercengang, yaitu sebuah areal persawahan yang menyerupai jaring laba – laba apabila anda melihatnya dari area tempat yang tinggi. Masyarakat setempat biasa menyebut dengan nama sawah Lingko.

Masyarakat sekitar wilayah itu percaya bahwa kebersamaan adalah sebuah rantai kehidupan yang tidak dapat dipisahkan begitu saja. Dan hal ini diinterpretasikan dalam suatu aturan kesepakatan khusus untuk penyediaan lahan persawahan untuk memenuhi kebutuhan pangan di wilayah itu. Lahan – lahan yang dimiliki secara adat atau yang biasa disebut sebagai hak ulayat dibagi secara merata untuk semua penduduk di area wilayah adat. Pembagian lahan itu tidak dibuat menjadi berpetak – petak seperti kebanyakan areal persawahan pada umumnya. Tapi dibuat dalam bentuk jaring yang dimulai dari sebuah titik, yang titik tersebut menjadi sebuah pusat lingkaran. Masyarakat percaya bahwa kehidupan itu dimulai dari sebuah titik kecil. Dari pusat tersebut, maka akan ditarik beberapa garis batas lurus hingga menuju garis terluar tanah ulayat. Dan kemudian tanah itu dibagi – bagi dalam bentuk yang lebih kecil. Besar kecilnya suatu lahan pun berdasarkan pada berapa jumlah warga yang menerima hasil panen tersebut untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi. Lahan yang besar menandakan bahwa warga yang menerima jumlah panen pun juga banyak, begitupun juga dengan lahan yang kecil. 


Sistem cara penanaman pun dilakukan secara bersama – sama dalam satu area ulayat. Masyarakat belajar dari membaca alam bahwa apabila tidak dilakukan penanaman secara bersamaan. Maka akan mempengaruhi jumlah hasil panen yang berkurang diakibatkan dari hama, terutama hama burung – burung kecil pemakan padi. Dengan luasnya lahan yang ditanami padi, burung – burung tidak akan berkonsentrasi mencari makan dalam satu tempat saja. Tapi mereka akan menyebar ke sawah – sawah yang lain. Jangan heran apabila ketika anda kesana, akan melihat semua area akan menghijau dalam satu waktu, dan kemudian kosong juga dalam waktu yang bersamaan. Karena mereka menanam padi akan bersamaan dan memanennya juga dalam waktu yang hampir bersamaan.

Belajar dari tata cara pembagian lahan persawahan di Manggarai, maka kita akan belajar tentang sebuah kearifan lokal dalam hal perencanaan wilayah untuk pemenuhan kebutuhan pangan. sebuah kearifan lokal yang harus kita gali untuk mencapai kebersamaan hidup yang sejahtera dalam dunia modern sekarang ini.


3. Kota Bajawa


kota bajawa
Jika Anda datang ke NTT dan singgah ke Kabupaten Ngada sempatkanlah Anda untuk singgah sejenak ke Kota Bajawa. Kota Bajawa merupakan kota yang terletak di ketinggian sekitar 1.100 meter diatas permukaan laut, sehingga tidak mengherankan jika udara disana sangat sejuk dan segar. Menurut penduduk disana nama Bajawa diambil dari kata "Ba" yang berarti mangkok dan "Jawa" yang berarti Pulau Jawa. Yang diartikan sebagai kota yang berada di cekungan/ mangkok dengan penduduk mayoritas datang dari Pulau Jawa. memang kenyataan yang ada kota indah ini berada di cekungan yang dikelilingi oleh perbukitan yang sangat indah. Konon kota ini banyak didatangi oleh pendatang dari Pulau Jawa. Karena keindahan kota ini tidak mengherankan jika kota ini banyak di kunjungi oleh turis mancanegara maupun dari domestik. Dengan penduduk sekitar 15ribu jiwa, kota ini menyuguhkan keramahtamahan dan fasilitas yang cukup memadahi bagi tamu yang ingin menginap. selain kota yang indah dengan pemandangan alamnya kota ini juga mendapat julukan sebagai "kota bunga", kota ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti: hotel, pasar tradisional, restoran, cafe dan art shop. Dari kota ini Anda dapat melanjutkan petualangan Anda ke tempat lain di kabupaten Ngada

4. Air Panas Nage

Pemandian Air Panas Nage

















Masih di Kota Bajawa kali ini Anda akan di suguhkan dengan pemandian air panas Nage. Lokasi pemandian air panas ini terletak di Kota Bajawa. Untuk menuju lokasi pemandian ini Anda harus menyusuri jalan setapak, namun disinilah keseruannya Anda bisa melihat keindahan alam dikanan kiri jalan yang Anda susuri, setelah Anda sampai rasakan keindahan dan kesejukan alamnya yang begitu indah dan alami, keunikan pemandian ini, yaitu adanya dua aliran sungai dimana satu diantara merupakan sumber air dingain dan satunya lagi sumber air panas, kedua aliran ini dipertemukan disebuah dataran dimana cocok untuk berendam, kerena aliran selain pertemuan ini suhunya sangat panas, yaitu sekitar 50 derajat celcius. 





Semoga artikel ini bermanfaat buat menambah referensi tempat liburan Anda.


Dijamin tempat ini merupakan tempat yang layak untuk dikunjungi.




Rabu, 03 Juli 2013

Foto Gambar Pemandangan Alam Indah di Indonesia

Kumpulan 35 Foto gambar pemandangan alam indah di indonesia. Indonesia mempunyai alam yang indah kita tahu itu, disini kami menyediakan 35 foto gambar pemandangan alam yang sangat indah untuk kalian semua. Semoga gambar alam ini membuat kita takjub akan kebesaran sang pencipta yang telah menciptakan alam yang indah untuk kita semua.
Indonesia kaya akan keanekaragam flora dan faunanya dimana terbentang dari sabang sampai merauke dengan deretan pulau-pulau ini membuat begitu banya alam2 yang belum terexpose oleh kita  semua, sungguh alam ini harus kita jaga kelestariannya itu merupakan salah satu cara kita bersyukur atas anugrah Alloh yang indah ini. Berikut gambar pemandangan alam indah di negara kita indonesia.

 
gambar pemandangan alam indah tanah lot bali
Tanah Lot Bali

gambar pemandangan alam indah wakatobi
Wakatobi Sulawesi Tenggara


gambar pemandangan alam indah bromo dan semeru
Bromo dan Semeru Jawa Timur

Gambar Pemandangan Alam Indah
Pemandangan Danau dan Taman Hijau

Gambar Pemandangan Indah Di Indonesia
Pemandangan Indah Air Terjun
Gambar pemandangan air terjun sipiso piso air terjun di indonesia tertinggi
Air Terjun Sipiso Piso – Air Terjun Tertinggi di Indonesia
gambar pemandangan danau toba parapat danau toba wallpapers
Danau Toba Parapat di Sumatra Utara
Foto Gambar pemandangan desa indah desa wisata
Hampir di Seluruh Indonesia di Daerah Pedesaan Ada
 
gambar pemandangan di bali gambar lukisan pemandangan alam di bali yang indah
Pemandangan Alam di Bali Yang Indah

Gambar pemandangan indah pesawahan di indonesia
Pemandangan Indah Pesawahan di Indonesia

gambar pemandangan pantai pemandangan indah wallpaper pemandangan pantai
 Pemandangan pantai pemandangan indah
Gambar pemandangan waduk gajah mungkur pemandangan waduk di indonesia
Pemandangan waduk gajah mungkur
Gambar gunung ijen banyuwangi kawah gunung ijen
Gunung ijen banyuwangi – kawah gunung ijen
Gambar gunung jaya wijaya papua gunung tertinggi di indonesia
Gunung jaya wijaya papua gunung tertinggi di indonesia
Gunung rinjani lombok danau tiga warna
Gunung rinjani lombok danau tiga warna
Gunung Semeru tertinggi di jawa puncak gunung semeru peta semeru
Gunung Semeru tertinggi di jawa

Pemandang alam indah bromo
Pemandang alam indah bromo

Foto pemandangan indah pesawahan
Foto pemandangan indah pesawahan

Pemandangan indah di indonesia

Foto pemandangan terindah di indonesia raja ampat papua panorama alam papua
 Raja ampat papua panorama alam papua
Wallpaper gambar pemandangan hutan alami tropis di indonesia
Pemandangan hutan alami tropis di indonesia

Foto pemandangan sawah indah gambar sawah hijau indah terasering di bali
Sawah hijau indah terasering di bali

gambar pemandangan alam indah baluran
pemandangan alam indah baluran

gambar pemandangan alam indah borobudur
Candi Borobudur

gambar pemandangan alam indah danau toba dari tongging
 Danau toba dari tongging

gambar pemandangan alam indah petani dieng
Pemandangan alam indah petani dieng

gambar pemandangan alam indah pulau lengkuas belitung
Pemandangan alam indah pulau lengkuas belitung

gambar pemandangan alam indah raja ampat
pemandangan alam bawah laut raja ampat

gambar pemandangan alam indah rinjani
Pemandangan alam indah rinjani

gambar pemandangan alam indah situ gunung
Pemandangan alam indah situ gunung

Itulah Foto - foto  yang merupakan Gambar pemandangan alam Indah di Indonesia. Semoga anda semuanya terhibur dengan pemandangan yang indah dan sungguh menyejukan hati kita bagi yang melihatnya, setujukah Anda jika salah satu alam kita termasuk kedalam pemandangan terindah dunia ? Oke setuju aja deh itu baru gambarnya aja coba kita lihat langsung di kehidupannya, bayangkan udara yang sejuknya di kelilingi kicauan burung… oooh sungguh sesuatu banget ya. Ini adalah kewajiban kita sebagai orang yang hidup dan tinggal di Indonesia untuk menjaga kekayaan alam kita ini jangan sampe anak cucu kita nanti tidak lagi merasakan keindahan alam Indonesia.  

Selasa, 02 Juli 2013

3 Pantai Indonesia Masuk 100 Pantai Terbaik Dunia

img
Pemandangan Pantai Derawan di Pulau Derawan, Indonesia
 
Pantai Nihiwatu dari atas
Pantai Canggu saat senja

Pantai Derawan
Jakarta - Indonesia memiliki pantai yang indah dan eksotis. Berdasarkan pada hasil survey CNN, ada 3 pantai di Indonesia yang masuk ke dalam daftar pantai terbaik di dunia, bahkan salah satu pantai bisa mengalahkan Hawaii.

Dilansir dari CNN, Kamis (30/5/2013) mereka merilis 100 pantai yang memiliki indah dan eksotis di dunia. Peringkat tersebut berdasarkan penilaian personal dan jajak pendapat dengan pelancong. Bahkan beberapa negara memiliki banyak pantai yang masuk 100 besar Indonesia dan Maladewa. Para traveler yang menyukai pantai pasti penasaran dengan pantai-pantai tersebut.

Pada peringkat pertama ditempati oleh Pulau La Digue dengan Pantai Grande Anse yang terletak di negara Seychelles. Selain menempati urutan pertama, salah satu pantai di pulau ini, Anse Source d'Argent menempati urutan keempat. Meskipun berada dalam wilayah yang sama, tetapi keduanya memiliki pesona yang berbeda dan luar biasa.

Pantai Anse Source d'Argent menawarkan pesona alam tersusun dari formasi batuan yang unik dengan hamparan pasir berwarna putih garam dan merah muda. Di sisi lain, Pantai Grande Anse menjanjikan surga bagi para penikmat siraman mentari serta pencinta ombak dan adrenalin.

Di urutan ke-2 ditempati oleh Pantai Rabbit di Lampedusa, Italia. Pantai ini dikelilingi tebing putih yang menjulang tinggi. Iklim yang cukup hangat pun menjadikan pantai ini sebagai tempat bertelurnya beberapa jenis kura-kura dan sekumpulan lumba-lumba dapat dilihat di perairannya.

Tiga pantai di Indonesia yang termasuk ke dalam daftar 100 pantai terbaik di dunia adalah Pantai Nihiwatu di Sumba pada peringkat ke-17, Pantai Canggu di Bali pada peringkat ke-39, dan yang terakhir adalah Pantai Derawan di Pulau Derawan pada peringkat ke-63. Ketiganya dikatakan sebagai pantai terbaik dikarenakan alamnya yang memesona dan eksotis, keramahan penduduknya, dan juga karena letaknya yang terpencil.

Ciri khas dari negara yang beriklim tropis yang dapat melihat matahari terbit dan terbenam yang indah. Sungguh surga bagi para wisatawan yang mencintai pantai. Pantai Nihiwatu yang berada di posisi terpencil menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Untuk menikmati pesona Pantai Nihiwatu, Anda bisa melakukan penerbangan dari Bali menuju Sumba dengan waktu tempuh 1 jam dari bandara.

Hebatnya lagi, Pantai Nihiwatu berhasil mengalahkan pantai yang di Hawaii, seperti Teluk Hanalei yang berada di peringkat ke-27 dan Pantai Punalu'u pada peringkat ke-70 . Pantai yang berada di peringkat ke-100 ditempati oleh Pantai Falassarna di Yunani.

Rabu, 03 April 2013

Keindahan Indonesia Makin Diminati Wisatawan Malaysia

Foto: Keindahan Indonesia Makin Diminati Wisatawan Malaysia

@Ihsan

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Keindahan  panorama alam, kemiripan bahasa dan budaya serta kelezatan aneka makanan tradisional membuat warga Malaysia semakin ketagihan untuk berwisata ke Indonesia,  bahkan sejumlah destinasi baru juga menjadi incaran wisatawan Malaysia.

"Jika pada tahun-tahun sebelumnya mereka menjadikan Bandung dan Jakarta serta Bali jadi tempat wisatanya, kini juga berkembang ke Medan, Yogyakarta, Lombok bahkan Makassar dan sejumlah destinasi lainnya," kata Wakil Direktur Promosi Pariwisata Wilayah ASEAN Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Chrismiastutie saat dijumpai di anjungan Indonesia dalam Matta Fair 2013,  Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (17/3/2013).

Menurut dia, besarnya antusias warga Malaysia tersebut  terlihat dengan banyaknya permintaan yang diterima oleh 92  agen perjalanan wisata yang ikut dalam pameran Matta Fair 2013 yang berlangsung sejak 15-17 Maret.

Anjungan Indonesia di pameran tersebut sejak hari pertama sampai hari terakhir selalu ramai dikunjungi calon wisatawan terutama dari Malaysia, dan juga dari negara-negara lainnya. "Dalam dua hari pameran, sudah tercatat 14.500 order. Jumlah itu akan bertambah jika termasuk hari ketiga yang diperkirakan 3.000 sampai 4.000 order lagi," ungkapnya.

Ketertarikan berwisata ke Indonesia juga diakui oleh sejumlah pengunjung arena Matta Fair, bahkan mereka mengatakan sudah berkali-kali ke Indonesia seperti Jakarta, Bandung,  Yogyakarta, Malang, Bali ataupun Lombok.

Menurut Shahrul Hisham, warga Malaysia yang dijumpai di pameran tersebut, dirinya senang ke Indonesia karena makanannya enak, murah dan halal. Begitu pula dengan budaya dan bahasa yang mirip semakin memudahkannya untuk berkomunikasi.
Saya sudah tujuh kali ke Bali. Tempatnya indah dan pantainya bagus dan sekarang saya ingin pergi lagi ke sana karena untuk mengunjungi teman sekaligus berwisata.
-- Shahrul Hisham

"Saya sudah tujuh kali ke Bali. Tempatnya indah dan pantainya bagus dan sekarang saya ingin pergi lagi ke sana karena untuk mengunjungi teman sekaligus berwisata," ungkapnya.

Senada disampaikan Nuraini yang sangat senang ke Indonesia terutama ke Bandung untuk wisata belanja sekaligus menikmati indahnya  panorama alamnya. "Saya sudah beberapa kali ke Bandung. Tapi sekarang ingin ke Bali," katanya.

Sementara itu,  Pemerintah Indonesia mentargetkan jumlah wisatawan dari Malaysia pada 2013 mencapai 1,4 juta wisatawan, atau lebih tinggi dari pencapaian dari tahun 2012 sebanyak 1,3 juta wisatawan.

Tingginya animo wisatawan Malaysia ke Indonesia ini juga terlihat dengan semakin  banyaknya penerbangan dari Kuala Lumpur ke sejumlah destinasi di Tanah Air seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali ataupun Makassar. 

Ikuti twitter Kompas Travel di @KompasTravel
Sumber :
Antara
Editor :
I Made Asdhiana KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Keindahan panorama alam, kemiripan bahasa dan budaya serta kelezatan aneka makanan tradisional membuat warga Malaysia semakin ketagihan untuk berwisata ke Indonesia, bahkan sejumlah destinasi baru juga menjadi incaran wisatawan Malaysia.

"Jika pada tahun-tahun sebelumnya mereka menjadikan Bandung dan Jakarta serta Bali jadi tempat wisatanya, kini juga berkembang ke Medan, Yogyakarta, Lombok bahkan Makassar dan sejumlah destinasi lainnya," kata Wakil Direktur Promosi Pariwisata Wilayah ASEAN Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Chrismiastutie saat dijumpai di anjungan Indonesia dalam Matta Fair 2013, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (17/3/2013).

Menurut dia, besarnya antusias warga Malaysia tersebut terlihat dengan banyaknya permintaan yang diterima oleh 92 agen perjalanan wisata yang ikut dalam pameran Matta Fair 2013 yang berlangsung sejak 15-17 Maret.

Anjungan Indonesia di pameran tersebut sejak hari pertama sampai hari terakhir selalu ramai dikunjungi calon wisatawan terutama dari Malaysia, dan juga dari negara-negara lainnya. "Dalam dua hari pameran, sudah tercatat 14.500 order. Jumlah itu akan bertambah jika termasuk hari ketiga yang diperkirakan 3.000 sampai 4.000 order lagi," ungkapnya.

Ketertarikan berwisata ke Indonesia juga diakui oleh sejumlah pengunjung arena Matta Fair, bahkan mereka mengatakan sudah berkali-kali ke Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, Bali ataupun Lombok.

Menurut Shahrul Hisham, warga Malaysia yang dijumpai di pameran tersebut, dirinya senang ke Indonesia karena makanannya enak, murah dan halal. Begitu pula dengan budaya dan bahasa yang mirip semakin memudahkannya untuk berkomunikasi.
Saya sudah tujuh kali ke Bali. Tempatnya indah dan pantainya bagus dan sekarang saya ingin pergi lagi ke sana karena untuk mengunjungi teman sekaligus berwisata.
-- Shahrul Hisham

"Saya sudah tujuh kali ke Bali. Tempatnya indah dan pantainya bagus dan sekarang saya ingin pergi lagi ke sana karena untuk mengunjungi teman sekaligus berwisata," ungkapnya.

Senada disampaikan Nuraini yang sangat senang ke Indonesia terutama ke Bandung untuk wisata belanja sekaligus menikmati indahnya panorama alamnya. "Saya sudah beberapa kali ke Bandung. Tapi sekarang ingin ke Bali," katanya.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia mentargetkan jumlah wisatawan dari Malaysia pada 2013 mencapai 1,4 juta wisatawan, atau lebih tinggi dari pencapaian dari tahun 2012 sebanyak 1,3 juta wisatawan.

Tingginya animo wisatawan Malaysia ke Indonesia ini juga terlihat dengan semakin banyaknya penerbangan dari Kuala Lumpur ke sejumlah destinasi di Tanah Air seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali ataupun Makassar.

Sabtu, 16 Februari 2013

10 WISATA ALAM DI ACEH JAYA

Jika Anda pergi ke propinsi NAD tidak ada salahnya Anda singgah terlebih dahulu ke berbagai tempat wisata yang disuguhkan oleh Kabupaten Aceh Jaya. Yang memiliki ciri khas tersendiri karena dahulu terkenal sebagai tempat tinggal para raja di Aceh.

Aceh Jaya berbatasan langsung dengan Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Pidie, di sebelah selatan dengan samudra Indonesia dan Kabupaten Aceh Barat, di sebelah barat berbatasan dengan samudra Indonesia dan sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Aceh Barat.

Dan Anda akan membantu memajukan wisata-wisata di Aceh Jaya khususnya dan NAD umumnya dengan berbagi catatan perjalanan Anda dengan menulis travelog tempat-tempat wisata yang Anda kunjungi. Berikut beberapa tempat wisata alam yang harus Anda kunjungi jika Anda singgah ke Aceh Jaya:

1. Arung Jeram Sungai Teunom

Yang dimulai dari air terjun di hulu sungai sampai ke Desa Sarah Raya atau Desa Alue Jang, selama 3 jam, 24 km dari kota Teunom.Aliran sungai Teunom menyimpan banyak keindahan alamnya baik panorama maupun flora dan faunanya, sungai ini secara geografis merupakan kawasan hutan Ulu Masen yang tentu saja merupakan daerah yang masih perawan dengan sejuta keindahannya, disepanjang sungai terdapat batuan serta belasan air terjun dikanan-kiri Krueng Teunom yang bermuara ke Desa Sarah Raya Aceh Jaya. 

2. Pulau Tsunami

Tempat wisata di Aceh Jaya (Lamno), daapat ditempuh selama 2 jam dari ibukota propinsi, merupakan pulau yang terjadi akibat gempa bumi dan gelombang tsunami tahun 2004, dapat diakses dari Desa Ujung Sudhen dengan kapal selama 15 menit. Pulau ini diapit oleh Keuluang Pulau Sarang dan Gua Gunung Teumiga. 

Sangat indah bila dilihat dari atas Gunung Geurutee jalan Nagara. Pulau ini merupakan bukti sejarah untuk generasi yang akan datang, gelombang sengit nan dahsyat tsunami di Aceh  

3. Pantai Kuala Merisi 

Tempat Wisata di Aceh Jaya dengan Legenda Bate Putri Ratu Meurendam Dewi, untuk berenang dan tersedia warung-warung makanan dan minuman. Atraksi Pantai wisata alam sangat indah terutama ketika Anda bersenang-senang dengan keluarga Anda itu sangat baik, sambil menikmati deru pantai surfing dan mendengarkan Legenda Bate Putri Ratu Meurendam yang terdapat di muara Kuala Merisi telah membuat orang sangat tertarik dengan objek wisata ini. 


4. Pantai Kuala Dhoi

 Kuala Dhoi merupakan wiaata atraksi yang terletak di sebuah desa kecil yang terletak di tepi samudra Indonesia, yang berjarak sekitar 3 km, dari Lageun ibukota distrik dan 12 km dari ibukota Aceh Jaya (Calang), dengan pantainya yang landai dan berpasir putih bersih.












5. Teluk Rigaih

Objek Wisata Teluk Rigalih terletak di antara Desa Batee Tutong, Pulau Seumot dan Desa Rigalih sangat digemari oleh wisatawan sebagai tempat snorkling, diving maupun untuk memancing denga terumbu karang dan ikan beraneka ragam yang indah. 




6. Desa Batee Tutong

Desa Batee Tutong adalah nama desa yang terletak di kota Calang, kabupaten Aceh Jaya. Desa ini terletak sekitar 1 km dari kota Calang. Jika Anda mengendarai kendaraan menuju Banda Aceh maka desa ini terletak di sebelah kiri dari arah Meulaboh. Dari bibir pantai desa ini tidaklah jauh sekitar 20 meter. 

Dahulu desa ini deberi nama Batee Tutong karena tiap pergantian tahun pepohonan di desa yang terdapat di sebuah pulau mengalami layu seperti terbakar. Sejak itulah kampung ini dikenal dengan Batee Tutong yang artinya batu terbakar meskipun sekarang berubah nama menjadi panton makmur, tetapi  masyarakat tetap menyebutnya Batee Tutong yang artinya Batu Terbakar.

7. Danau Laut Nie Pineung Suasa

Sebuah Danau diperbukitan di Desa Pasi Timon kecamatan Teunom, memiliki keindahan pemandangan alam yang masih natural. Disekitar danau dikelilingi oleh pohon pinang merah dan aneka macam bunga-bunga yang langka, dan banyak ikan air tawar yang bisa dipancing oleh wisatawan yang berkunjung. 

8. Lhok Geulumpang 

Merupakan kawasan hutan yang alami yang menghadap samudra Hindia, dengan pantai yang landai dengan pasir putih untuk berjemur, snorkling, diving menikmati biota laut yang dilindungi, monyet-monyet dan pemandangan perbukitan. 









9. Pantai Pasir Saka

Merupakan pantai berpasir putih bersih yang berhadapan langsung dengan samudra Hindia, baik untuk snorkling, berenang dan berjemur berjarak sekitar 14 km dari Sampoinit. 

10. Pulau Reusam 

Tempat Wisata di Aceh Jaya berupa pantai landai berpasir putih bersih, untuk berenang dan snorkling, panorama alam indah, meriam tua peninggalan Belanda dan Jepang, dicapai dengan kapal dari Desa Batee Tutong dan Desa Rigaih selama 15 menit.
















 
   





Jumat, 08 Februari 2013

Obyek Wisata Alam di Aceh Besar Bag II

Ini kelanjutan destinasi wisata di Kabupaten Aceh Besar, semoga bermanfaat untuk Anda yang ingin menghabiskan waktu luang Anda untuk berlibur

14. Museum Cut Nyak Dien

Museum Cut Nyak Dien
Berkunjung ke museum Cut Nyak Dhien, pengunjung dapat mengenang keberanian dan kepahlawanan seorang Srikandi dalam perjuangan mempertahankan tanah air dari penjajahan Belanda. Musium ini memiliki nilai – nilai sejarahm buday dan berarsitektur khas Aceh. Di dalamnya terdapat bukti dan benda – benda sejarah koleksi peninggalan Cut Nyak Dhien dan Teuku Umar.

Musium Cut Nyak Dhien berbentuk rumah tradisional merupakan rumah srikandi Aceh yaitu Cut Nyak Dhien. Di era perang Aceh, rumah ini sempat dibakar oleh tentara Belanda pada tahun 1893 yang kemudian dibangun kembali pada permulaan tahun 1980an dan dijadikan musium. Lokasi museum terletak di sebelah barat jalan banda Aceh Lhok Nga, di daerah pedesaan dengan hamparan sawah yang hijau, tepatnya di Desa Lampisang, Kecamatan Lhok Nga, Kabupaten Aceh Besar.

Cut Nyak Dhien adalah seorang pahlawan wanita Aceh yang gagah berani. Ia lahir di Lampadang tahun 1848, dan menikah pada usia dua belas tahun. Pada tahun 1878, suami pertamanya, Ibrahim Lamnga meninggal karena tertemnak dalam sebuah pertempuran melawan Belanda. Dua tahun kemudian, seorang pria bernama Teuku Umar dating ke pihak keluarga Cut Nyak Dhien untuk melamarnya. Secara pribadi, Cut Nyak Dhien bersedia menerima lamarannya asalkan Teuku Umar menerima permohonannya, yaitu apabila menikah dengannya agar ia diizinkan ikut bersama suamionya berperang melawan Belanda. Permohonan Cut Nyak Dhien diterima Teuku Umar dan pada tahun 1880 mereka pun menikah. Sebagai seorang istri, ia setia dan selalu mendukung perjuangan suaminya.

15. Benteng Indra Patra Aceh Besar

Benteng Indra Patra
Benteng Indra Patra yang terletak di kawasan Krueng Raya, Aceh, kurang lebih 19 kilometer arah timur Banda Aceh--kian ramai dikunjungi wisatawan. Benteng peninggalan Hindu yang dibangun Sultan Iskandar Muda itu memiliki keunikan pada arsitektur bangunannya. Benteng itu juga menjadi saksi hadirnya kebudayaan selain Islam di Serambi Mekah.

Dari jejak arsitektur yang ada, Benteng Indra Patra diperkirakan dibangun pada abad ke tujuh oleh Kerajaan Lamuri. Pada awalnya, ada tiga bagian besar di benteng tersebut dan yang paling luas berukuran 70 x 70 meter dengan tinggi dinding tiga meter lebih. Sayangnya, seiring dengan perjalanan waktu, jumlah benteng itu kini hanya tersisa dua.

Bagian lain benteng adalah tempat pertahanan yang langsung menghadap ke Selat Malaka, sehingga terlihat strategis. Sedangkan di sisi lain, ada sebuah ruangan yang sangat kokoh berukuran 35 x 35 meter dan tinggi 4 meter. Bahkan, untuk mencapai ke bagian dalam benteng harus dilakukan dengan memanjat dinding. Kini Kantor Wilayah Departemen Pendidikan Nasional Aceh terus merenovasi benteng tersebut.

16. Makam Laksamana Malahayati Aceh Besar

Makam Laksamana Malahayati
Makam Laksamana Malahayati berada pada bagian puncak bukit kecil. Sekeliling areal makam adalah perladangan penduduk. Pencapaian ke kompleks makam tersebut ditempuh dengan cara menaiki susunan anak tangga semen mulai dari bawah bukit. Areal makam dibatasi pagar tembok dengan pintu masuk berada di timur. Ada tiga makam yang berada dalam satu jirat dan dinaungi oleh satu cungkup. Jirat berbentuk persegipanjang dari semen yang dilapisi keramik putih. Ukuran tinggi jirat dari permukaan tanah sekitarnya adalah 30 cm.

Berikut adalah deskripsi makam:

- Makam I:

berada di sisi barat dilengkapi sepasang nisan tipe pipih bersayap. Bagian kaki berbentuk balok, antara kaki dan badan terdapat pelipit. Bagian bawah badan berhiaskan kuncup bunga teratai. Terdapat 3 panel kaligrafi berbingkai di tengah badan nisan, hiasan sulur-suluran di bagian sayap nisan. Puncak nisan berbentuk atap limasan.

- Makam II:

berada di antara Makam I dan Makam III, tipe nisan pipih tanpa sayap. Kaki nisan berbentuk balok, antara kaki dan badan terdapat pelipit. Pada bagian bawah nisan berukirkan kuncup bunga teratai. Pada bagian tengah badan terdapat 3 panel kaligrafi berbingkai dan motif garis-garis. Bahu kiri dan kanan nisan meruncing ke atas. Di atas bahu nisan terdapat dua susun mahkota teratai yang diakhiri bagian puncak berbentuk atap limasan.

- Makam III:

terletak di sisis timur dari Makam II. Ukuran nisan lebih kecil dari Makam I dan Makam II. Bentuk nisan pipih tanpa sayap. Nisan yang berada di bagian utara dan selatan telah patah. Selain nisan aslinya yang telah patah, nisan di bagian utara juga ditandai dengan batuan alam.

Laksamana Keumala Hayati atau Malahayati adalah wanita pejuang Aceh yang terkenal dalam kemiliteran pada masa Kerajaan Aceh Darussalam di bawah pimpinan pemerintahan Sultan Alaiddin Ali Riayat Syah IV Saidil Mukammil (1589-1604 M). Malahayati diberikan kepercayaan oleh sultan sebagai kepala pengawal dan protokol di dalam dan di luar istana. Saat masih kanak-kanak ibunya telah meninggal dunia, dan selanjutnya diasuh oleh ayahnya sendiri bernama Laksamana Mahmudsyah (Tim, 1998:19). Malahayati kecil sering diajak ayahnya pergi dengan kapal perang. Pengenalannya dengan kehidupan laut itu kelak membentuk sifatnya yang gagah berani dalam mengarungi laut luas.

Selain berkedudukan sebagai Kepala Pengawal Istana, Malahayati juga seorang ahli politik yang mengatur diplomasi penting kerajaan. Dalam suatu peristiwa pada tanggal 21 Juni 1599, kerajaan kedatangan dua kapal Belanda, Deleeuw dan Deleeuwin dibawah pimpinan dua orang kapten kapal bersaudara, yaitu Cornelis dan Frederik de Houtman (Tim P3SKA, 1998:19). Maksud kedatangan mereka adalah untuk melakukan perjanjian dagang dan memberikan bantuan dengan meminjamkan dua kapal tersebut guna membawa pasukan Aceh untuk menaklukan Johor pada tanggal 11 September 1599. Peminjaman kapal tersebut ternyata merupakan bentuk tipu muslihat Belanda, karena ketika para prajurit kerajaan menaiki kapal, kedua kapten kapal tersebut melarangnya sehingga terjadilah bentrokan yang tak terhindarkan. Dalam peristiwa itu banyak dari pihak Belanda tewas, kedua kaptennya ditangkap oleh pasukan Aceh yang dipimpin oleh Malahayati. Karena kecakapannya itulah kemudian sultan mengangkatnya menjadi Laksamana. Selanjutnya atas izin sultan dan inisiatif dari Laksamana Malahayati, dibentuk sebuah pasukan yang terdiri dari para janda yang ditinggalkan oleh suaminya karena gugur dalam perang. Pasukan itu bernama Inong Balee di bawah pimpinan Laksamana Malahayati sendiri. Markas pasukan ini berada di Lam Kuta, Krueng Raya Kabupaten Aceh Besar (Tim P3SKA, 1998 :14). Salah satu jejak perjuangan yang masih tersisa hingga kini adalah kompleks makam Malahayati yang berada di puncak bukit dan sebuah benteng yang disebut Benteng Inong Balee di tepi pantai Selat Malaka, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

17. Perpustakaan Kuno Tanoh Abee Aceh Besar

Perpustakaan Kuno Tanoh Abee
Perpustakaan ini merupakan tempat penyimpanan buku-buku dan catatan peninggalan ulama-ulama Aceh zaman dahulu, yang ditulis dalam bahasa Arab. Judul buku yang telah ditulis ini sebanyak 3.000 sampai dengan 4000 judul, yang kesemuanya itu ditulis tangan, yaitu ilmu pengetahuan tentang Islam, Sejarah dan kebudayaan Aceh dari abad 16 hingga 19 M. Perpustakaan Tanoh Abee terletak di dalam kompleks Pesantren Tanoh Abee yang didirikan oleh keluarga Fairus yang mencapai klimaks kejayaannya pada masa pimpinan Syekh Abdul Wahab yang terkenal dengan sebutan Teungku Chik Tanoh Abee.

Beliau meninggal pada tahun 1894 dan dimakamkan di Tanoh Abee. Pengumpukan naskah (manuskrip) Dayah Tanoh Abee telah dimulai sejak Syekh Abdul Rahim, kakek dari Syekh Abdul Wahab. Naskah yang terakhir ditulis pada masa Syekh Muhammad Sa’id, anak Syekh Abdul Wahab yang meninggal dunia pada tahun 1901 di Banda Aceh, dalam tahanan Belanda. Perpustakaan ini banyak dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

lokasi atau tempat perpustakaan ini adalah di Desa Tanoh Abee, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Jarak tempuh sekitar 42 km dari Kota Banda Aceh.
adapun cara anda menuju lokasi adalah menggunakan mobil pribadi ataupun sepeda motor, karena tidak ada angkutan umum untuk menuju objek wisata ini.

18. Masjid Tua Indra Puri

Masjid Tua Indra Puri
Masjid ini dibina pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda. Beliau lahir pada tahun 1590 Masihi dan memerintah Kerajaan Aceh Darussalam pada tahun 1607 sehinggalah meninggal dunia pada tahun 1636. Masjid ini dibina di atas sebuah candi (kuil) Hindu yang telah dibina pada masa Kerajaan Indrapuri

Masjid Indrapuri berada di Desa Pekuan Indrapuri, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. Menurut Kepala Seksi Pelestarian dan Pemanfaatan BP3 Aceh, Dahlia, masjid berkonstruksi kayu ini didirikan di atas reruntuhan bangunan benteng yang diperkirakan bekas peninggalan Hindu yang pernah dimanfaatkan sebagai benteng pertahanan di masa pendudukan Portugis dan Belanda.

Nah itulah destinasi wisata dikawasan Kabupaten Aceh Besar. Ini semua hanya sebagian dari wisata di Aceh Besar masih banyak lagi tempat wisata yang harus Anda kunjungi dikawasan ini. Semoga ini bermanfaat untuk Anda yang ingin menghabiskan waktu liburan Anda di tempat-tempat tersebut.