Translate

Selasa, 12 Februari 2013

Wisata Belanja Dan Kuliner Di Aceh Besar

1. Pasar Lambaro

Nuansa pasar yang masih tradisional merupakan salah satu keistimewaan Pasar Lambaro. Hal tersebut dapat disaksikan di kedai-kedai makanan yang banyak menjual masakan khas Aceh dengan aroma dan rasa yang sangat enak. Di antara masakan khas Aceh yang dapat dinikmati oleh pengunjung di antaranya adalah gule pliek u (sayuran terkenal Aceh dengan 44 jenis bumbu), kari kambing, kari ayam, ayam tangkap, gule kepiting, gule ikan hiu, gule kepala ikan, dan sate matang. Masakan ini umumnya dijual pada siang hari. Pada pagi hari, banyak pengunjung yang datang untuk menikmati secangkir kopi dan menyantap hidangan kue ketan bakar, sedangkan pada sore dan malam hari, ada beberapa tempat yang berada tidak jauh dari jalan utama pasar yang dapat dikunjungi untuk membeli berbagai macam gorengan, seperti pisang goreng, ubi goreng, dan berbagai hidangan lainnya.
Lokasi
Pasar Lambaro berada di Desa Lambaro, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia.

(Poncut/wm/19/04-08)

Info lebih lanjut, silahkan kunjungi web site kami: www.wisatamelayu.com

2. Sentra Industri Bordir Samahani 





JANTHO - Sentra industri kecil yang ada di Samahani, Aceh Besar berhasil mengembangkan produk kerajinan tas bordir dan beberapa aksesoris khas Aceh lainnya. Dalam sehari, kerajinan khas Aceh berhasil diproduksi oleh 25 perajin lokal hingga 52 sampai 100 unit tas bordir.
Pasar produksi industri khas Aceh ini mencakup wilayah Aceh, Medan dan Jakarta. Rata-rata per unit produk khas Aceh ini dijual seharga Rp 5 ribu sampai Rp 200 ribu. Harga tersebut bervariasi untuk masing-masing barang yang dijual.
"Pada tahun 2009, produk dari Samahani ini pernah di ekspor ke Alabama, Amerika utara. Namun pada awal 2011 ekspor tersebut terhenti tanpa alasan yang jelas," tutur Kordinator Produksi, Ermawati, Senin 14 Januari 2013.
Menurut Ermawati, produk kerajinan bordir tersebut saat ini masih terkendala dengan bahan baku produksi yang masih di pasok dari Pulau Jawa. Mereka kerap mengalami hambatan pasokan sehingga mengakibatkan terkendala pada proses produksi.[bna] Atjehpost.com
Berikut beberapa foto di Sentra Industri Khas Aceh Samahani :
























































3. Sajian Khas "Maulid Nabi"

Jantho - Banyak cara meluapkan kegembiraan saat perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW atau lebih populer dengan istilah Maulid Nabi.
Di Aceh, misalnya, yang khas dari perayaan Maulid adalah masakan bernama beulangong. Rasanya nikmat, gurih, dan kuasnya sedap banget!
Masakan ini diracik masal dalam wajan-wajan besar untuk menyuplai para jamaah yang sudah antri menunggu.
Tampak panitia membagikan kuah beulangong kepada warga pada kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Gla Meunasah Baroe, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (24/1).
Tradisi perayaan maulid yang jatuh setiap 12 Rabiul Awal dilakukan oleh masyarakat Aceh dengan berbagai cara seperti zikir barzanji, ceramah agama, memberi santunan kepada anak yatim hingga makan kenduri bersama. | theglobejournal.com

Nah itulah sebagian wisata belanja dan kuliner yang terdapat Kabupaten Aceh Besar, semoga bermanfaat untuk Anda yang merencanakan liburan ke Aceh


Tidak ada komentar:

Posting Komentar